Buang Sampah, Mengubah Bumi

Kami mungkin kecil, namun kami percaya kami dapat mengubah bumi. Seperti yang kita semua tahu, semakin tahun bumi kita memburuk keadaannya. Lingkungannya menjadi tidak higienis, penuh kuman, banyak sampah berserakan. Karena itu, MS High telah merancang program ramah lingkungan yang mudah untuk murid ikut berpartisipasi, namun sangat berdampak bagi lingkungan.

Program ini telah dijalani siswa, guru, dan anggota sekolah lainnya sejak 22 April 2016, hari yang memiliki julukan Earth Day. Salah satu aktivitas didalam program ini adalah mendaur ulang botol plastik bekas. Sekolah telah menyediakan tempat sampah khusus untuk botol plastik beka. “Sampah botol plastik ini mempunyai tempat khusus dari sampah lain. Kami memberikan tempat terpisah untuk membuang segel, tutup botol, dan botol yang bertujuan untuk memudahkan proses daur ulang” jelas guru dibalik program ini. Setelah banyak sampah yang dikumpulkan, sampah akan dijual ke tempat daur ulang terdekat. Siswapun dengan mudah berpartisipasi dalam program ini karena mereka sering membeli minuman dalam kemasan botol plastik. “Banyak murid suka beli air minum dan teh dalam kemasan botol plastik, sehingga banyak sampah yang bisa kita kumpulkan dalam sehari” cerita seorang murid.

Selain program botol plastik, sekolah juga mengadakan program Go Green untuk sampah kertas. Sampah kertas juga diberi tempat sampah khusus. Tempat sampah khusus selalu disediakan di tiap lorong sekolah, sehingga memudahkan murid untuk membuang sampah botol plastik maupun kertas. Murid-murid juga diajarkan cara untuk membantu daur ulang sebelum dibuang ke tempat sampah.

Salah satunya, murid-murid diajarkan untuk merobek kertas menjadi bagian kecil sebelum dibuang. Melepas plastik segel dan tutup botol, lalu dibuang secara terpisah dengan botolnya. “Kami melarang murid-murid untuk membuang botol plastik dan kertas seutuhnya. Mereka harus memprosesnya dulu sebelum dibuang. Selain itu, terdapat aturan dalam membuang sampah-sampah ini” kata kepala sekolah.

Siswa hanya diperbolehkan membuang botol plastik sekali pakai. Selain itu, kertas licin dan mengkilap dilarang dibuang ke tempat sampah khusus tersebut. “Bayangkan berapa banyak kertas yang kita buang dan pakai setiap harinya. Kertas yang sudah tidak dipakai perlu didaur ulang agar kita tidak menebang pohon terus menerus” kata seorang siswa yang ikut semangat berpatisipasi dalam program ini.

Disamping semua itu, siswa juga diajarkan nilai kedisiplinan dalam kebersihan. Sebelum ada program ini, seringkali banyak sampah-sampah botol plastic berceceran di lapangan sekolah. Hal itu terjadi karena tempat sampah diisi penuh sampai tidak cukup. Dengan adanya program ini, lapangan sekolah menjadi jauh lebih bersih dan rapi karena kami membedakan tempat sampah khusus plastik dan kertas.

“Saya setuju dan mendukung program ini, program ini mengajarkan bahwa kita dapat membantu merawat bumi dengan hal-hal kecil yang kita bisa lakukan,” tutur Excell, salah satu anggota OSIS SMP Mawar Sharon. Sampai saat ini program telah berjalan selama lebih dari 2 bulan dan menunjukkan perkembangan yang membaik. Program ramah lingkungan dan Go Green ini memberi pandangan positif kepada murid-murid karena dengan keikutsertaan mereka, mereka telah mengurangi pemanasan global. “Kita jadi belajar untuk menghargai hal kecil. Sampah yang kita kira tidak penting, menjadi penting jika kita dapat mengolahnya dengan benar,” ucap Gaby, murid kelas 9A. Karakter murid-murid ikut dilatih dalam rasa bertanggung jawab. Bertanggung jawab dengan sampah yang mereka buang. Mereka harus bisa membuang sampah pada tempatnya dan bisa mengkelompokkan sampah mereka sendiri. Tidak hanya itu, murid-murid juga belajar untuk lebih peduli dan menghormati lingkungan di sekitar mereka.

Advertisements